Monday, April 21, 2014

Petualangan 2014: Lari Jakarta Surabaya, hari ke-13, 14, 15, dan 16

Senin, 21 April 2014


Kemarin Iwan menginformasikan bahwa ia tengah beristirahat di Undip Semarang.
Berikut resume perjalanan Iwan selama 3 hari kemarin.

Hari ke-13 (Jumat, 18 April 2014)

"Setelah mandi, boker, dan sarapan, gw pamit sama temen-temen Mapala Kanpas STIE Muhammadiyah Pekalongan. Sekarang lagi rest di depan alun-alun batang" (08:26)

"Ada sebuah hal yang indah bagiku saat aku berpetualang di tanah Jawa ini, (yaitu) tentang kesibukan perjuangan orang-orang pinggiran yang mencari nafkah dengan segala (daya) upayanya. Terlintas di benakku, titipan sebuah doa untuk mereka, (yaitu) keberkahan dalam melindungi anak istrinya (yang) mengalunkan nafkah kesehariannya. Potret ini kuhikmahkan dan kujadikan acuan jiwaku agar setelah kembali ke Jakarta nanti aku harus lebih jujur dan mencari nafkah yang lebih berkah untuk seorang George Leigh Mallory. Hidup adalah proses menuju mati, yang didalamnya ada kewajiban jujur dan mawas diri..." (09:02)

"Lepas Batang, manteb banget, lari naik turun di terik matahari. Bener-bener nguji ketahann....pelan tapi pasti gw terus ke depan walau lari dengan santai." (11:04)

"Gw habis Jumatan di masjid Sabilul Huda desa Clapar kecamatan Subah kabupaten Batang." (12:41)

"Setelah lari naik turun bikin nafas senen kamis, akhirnya gw udah ngelewatin Alas Roban. Sekarang rest di mesjid di Grinsing." (18:30)

"Turunsan Alas Roban bikin mur dengkul gw agak kendor. Mesti di kencengin ama mie ayam." (18:50)

"Gw nggak jadi tidur di masjid, penjaga nya over." (21:14)

"Gw jalan kaki kembali ke arah belakang sekitar 600 meter, mau tidur di pombensin. Itung-itung kangen jalan kaki." (22:00)


Hari ke-14 (Sabtu, 19 April 2014)

"Dua pisang goreng dan secangkir nescafe menyambut pagi untuk menuju Semarang." (06:17)

"Hari ini gw mau nginep di Semarang. Gw udah di pinggir kota Kendal." (08:55)

"Kemarin waktu lari naik turun di daerah Subah, ada hal yang asyik. Saat gw rest ngatur nafas, pas di bawah pohon rambutan, ada 6 butir rambutan yang rontok. Langsung aja gw sikat. Rambutan adalah buah yang paling gw suka. 6 butir aja udah seneng banget." (14:38)

"Hari ini badan gw terasa pegel-pegel dan capek. Siang tadi matahari panasnya bener-bener terik. Gw lagi rest di angkringan depan IAIN Walisongo. Simpang lima masih jauh. Kalo nggak kuat gw nyari pombensin aja untuk nginep. Besok baru lanjut." (18:21)

"Gw pelan-pelan lari santai...menuju Simpang Lima. Nikmatin malam minggu jalan raya Semarang." (19:38)

"Alhamdulillah akhirnya nyampe juga di Wapeala Undip." (22:17)

"Undip pules lah daripada pom bensin hehehe..." (22:45)


Hari ke-15 (Minggu, 20 April 2014)

"Gw rest sehari, dengkul kiri nyeri dikit..." (07:27)


Hari ke-16 (Senin, 21 April 2014)

"Setelah lari pemanasan karena sehari kemarin rest total, gw berhenti di sebuah masjid tempat di mana gw pernah rest juga sewaktu jalan kaki tahun 2011" (08:32)

"Waktu dari pekalongan, pagi gw udah boker 4x, sekarang lepas dari Semarang gw udah boker 3x. Perjalanan sekarang gw banyak boker hehehe. Makanya gini hari baru di gapura Kabupaten Demak." (09:26)

"Setelah lari 9km di terik matahari, gw berhenti di sebuah pabrik kayu minta air minum di pos satpam nya. Trus rest untuk menenangkan detak jantung di bawah pohon pinggir jalan." (10:37)

"Tahun 2005 gw lewat jalur Semarang ke arah Pati. Saat itu nggak karuan jalannya. Banyak lubang dan sempit. Naik sepeda agak ngeri saat itu. Sekarang mah jalan lebih bagus. Gw jadi inget perjalanan sepeda waktu itu." (14:39)

"Gw lagi ngatur nafas di pinggir jalan yang sepi antara Demak Kudus." (18:19)

"Gw habis rest sholat di sebuah masjid daerah Gajah. Kudus masih 10km." (20:00)


Dikisahkan kembali oleh Kuwat Slamet