Wednesday, April 23, 2014

Petualangan 2014: Lari Jakarta Surabaya PP, hari ke-18

Rabu, 23 April 2014


"Sepiring nasi sayur tahu plus dua krupuk dengan iringan segelas teh hangat manis menjadi bahasa pagiku, untuk tumbuh memulai hari ini." (06:33)

"Pombensin semalam gw nginep adalah pombensin yang sama sebagai tempat gw tidur saat gw jalan kaki tahun 2011. Suasananya masih sama nyaman dan damai." (06:42)

"Kayaknya gw ke Jakarta lari lagi. Barusan ada orang dari sepatu leage telpon gw. Katanya mau ngasih sponsor sepatu di Surabaya nanti. Jadi si Dwi lewat temennya kirim foto gw yang lagi pake sepatu leage." (07:51)
courtesy: Dwi Cahyo


"Tiap hari makan yang murah meriah. Tadi pagi aja cuma 6 ribu udah ama teh manis, dua krupuk dan dua kacang." (07:57)

"Kaliori. Walau sekarang udah ramai dan jalannya udah bagus tapi masih gersang dan panasnya masih sama. Saat lagi rest habis lari begini, keringat ngucur lebih deras..." (08:51)

"Setelah panas-panasan di jalur panas, setengah jam lalu gw nyampe Rembang. Sekarang lagi minum es ama Sholeh Darmawan temen yang tadi malam nemenin gw di Juwono." (12:08)

 "Dia emang tinggal di Rembang. Tadi malam dia sengaja ke Juwono ama anak istrinya untuk nemuin gw. Tadi malam dia pesan kalo masuk Rembang suruh kabari." (12:17)

gambaran perjalanan Iwan. Ia sudah berlari sejauh kurang lebih 588km hingga saat ini

"Gw dah di Lasem, kota kecil sekitar 12km di Timur kota Rembang." (17:05)

"Gw tadi dah di pombensin, 4km setelah Lasem. Diajak makan sama Mas Soleh Dharmawan." (19:19)



Dikisahkan kembali oleh Kuwat Slamet